Virus korona, virus yang mengajarkan banyak hal kepada manusia di seluruh dunia. Virus ini adalah guru yang mengajarkan berbagai mata pelajaran, bukan hanya satu pelajaran! ‘Guru’ ini bukan hanya mengajarkan pelajaran health education atau ilmu kesehatan, guru ini juga mengajarkan berbagai pelajaran lainnya.
Di pelajaran ilmu kesehatan ia mengajarkan betapa pentingnya memperhatikan asupan makanan bagi kita. Setiap harinya tubuh bukan hanya butuh makan, tapi tubuh memerlukan kandungan gizi yang seimbang. Karenanya kandungan vitamin adalah salah satu kandungan gizi yang kini diperhatikan oleh kita di pelajaran ilmu kesehatan.
Pelajaran selanjutnya adalah pelajaran olahraga. Virus ini membuat kita yang mungkin pernah melewatkan kelas olah raga, mau tidak mau jadi mau berolahraga. Kini sebagian besar dari kita paham betapa penting melakukan olah raga dengan rutinnya. Bagi yang bingung harus melakukan olah raga yang seperti apa di rumah, kini juga sudah dapat solusinya. Dapat kita jumpai di dunia maya berbagai tutorial olahraga di rumah. Olahraga selain membuat otot kita terlatih, olah raga juga menyumbangkan berbagai hormon kebahagiaan bagi pelakunya.
Agama, ini adalah pelajaran yang juga diajarkan oleh virus korona. Virus ini menyadarkan kepada banyak manusia akan pentingnya berserah diri kepada Sang Maha Pencipta. Kewajiban kita adalah berusaha dan kewajiban selanjutnya setelah kita melakukan usaha terbaik adalah berserah diri kepada Sang Maha Pencipta. ‘Guru’ ini mengajarkan kita juga untuk memperbaiki dan mengingkatkan hubungan kita dengan Tuhan. Berdoa itu adalah sebuah kebutuhan agar hati kita tenang dalam menjalani berbagai aktifitas. Dengan kita yakin bahwa Tuhan selalu membersamai kita, ketenangan hati pun bisa dimiliki.
Pelajaran sosial, ini adalah pelajaran berikutnya. Virus korona awalnya seakan memaksa semua orang bisa berada di rumah. Sebagian besar orang kini melakukan aktifitas-aktifitasnya dari rumah. Dengan begini kini hubungan antar anggota keluarga pun terperbaiki. Yang biasanya hanya bertemu di malam hari, kini bisa menghabiskan waktu bersama bukan hanya pada malam hari, tapi hampir selama 24 jam! Pelajaran sosial ini bukan hanya berlaku untuk keluarga inti saja. Kini semua orang juga saling bahu membahu melakukan berbagai upaya menghentikan penyebaran virus. Ada yang membantu memenuhi kebutuhan alat kesehatan untuk mereka pahlawan di garda depan (baca: tenaga medis), ada yang membantu saudara-saudara kita yang terdampak perekonomiannya akibat Covid-19 ini dengan membantu memenuhi kebutuhan sehari-harinya, dan ada juga kerjasama lainnya. intinya semua berkerjasama untuk berjuang di masa pandemi Covid-19 ini.
Pelajaran kewarganegaraan, ini juga merupakan pelajaran yang diberikan oleh 'guru' ini. Ketika kita diminta untuk patuh kepada aturan. Kita diminta untuk membatasi mobilitas, tidak berkumpul, dan tidak berinteraksi dengan dekat satu sama lain. Tidak selamanya ada aparat yang mengawasi, tapi kita paham bagimana sebaiknya sikap patuh kita lakukan.
Yakinlah bahwa semua usaha kita dalam menguasai dan pengaplikasikan berbagai pelajaran ini sudah tercatat oleh Sang Maha Pencipta. Berjuanglah terus untuk menjadi murid sebaik yang kita bisa!