Breaking
New lifestyle trends taking over Jakarta • Tech giant releases new gadget • Local elections update
Tips Kesehatan 5 min read Februari 15, 2020

Makan Malam dan Berat Badan

Author

Makan, ini adalah salah satu kebutuhan pokok bagi kita sebagai makhluk hidup. Makanan dengan berbagai kandungan gizinya dapat mensupport kita dalam melakukan berbagai aktivitas dalam keseharian. Idealnya makan dilakukan tiga kali sehari, yakni sarapan atau makan pagi, makan siang, dan makan malam.

Berkaitan dengan makan malam ini, beredar rumor bahwa makan malam adalah waktu makan yang perlu dihindari. Rumor yang beredar lagi bahwa makan malam ini adalah salah satu penyebab akan naiknya berat badan seseorang.  Ternyata penelitian menyebutkan bahwa tidak berpengaruh baik terhadap kesehatan seseorang, jika ia melewatkan waktu makan. Terbayang, dari hasil penelitian ini tergambar jelas bahwa semua waktu makan adalah penting untuk dipenuhi.

Tapi, kita lihat lebih jauh lagi mengenai rumor perlunya kita melewatkan makan malam jika ingin memiliki berat badan ideal. Ternyata di waktu mkita tidur, kita memerlukan persediaan makanan untuk tidur. Nah persediaan makanan ini adalah persediaan yang diperoleh dari makan malam kita.

Apa yang terjadi jika kita tidak memiliki persediaan makanan sebelum kita tidur? Tidur kita tidak nyenyak dan mungkin kita akan terbangun di tengah malam karena kita kekurangan asam amino. Mengapa kekurangan asam amino bisa membuat tidur kita tidak nyenyak? Ternyata asam amino ini diperoleh melalui makanan. Dan asam amino ini adalah penghasil serotonin. Serotonin sendiri adalah hormon yang mempengaruhi suasana hati. Terbayang jika kita tidur dengan serotonin yang kurang? Tidur kita pun tidak dapat nyenyak. Hal ini lah yang menyebabkan adakalanya jika seseorang kurang makan, ia (mungkin) akan lebih mudah melakukan agresi. Agresi ini ternyata dipicu oleh minimnya produksi serotonin seseorang.

Kembali lagi ke rumor mengenai makan malam dan berat badan. Adakalanya memang benar dengan makan malam berat badan seseorang bisa naik. Itu jika makan malam tidak memperhatikan waktu, porsi, dan asupan gizinya. Menurut penelitian, makan malamlah paling malam pada pukul 7 malam, ini dengan asumsi engkau akan tidur sekitar pukul 9 malam. Setidaknya dibutuhkan waktu untuk pencernaan sebelum beristirahat (baca: engkau tidur). Pilihlah juga makanan yang ringan dan berkalori rendah.

 

Bagaimana masih mau melewatkan makan malammu?