Breaking
New lifestyle trends taking over Jakarta • Tech giant releases new gadget • Local elections update
Tips Marketing 5 min read Februari 18, 2020

Kotak Pos, Inbox, dan Pemasaran di Zaman Milenial…

Author

Kotak pos, pernahkah kalian melihat benda yang satu ini?

Atau tahukah kalian benda apakah ini?

Pertanyaan nomor dua (lebih) dikhususkan untuk kalian yang lahir di sekitar tahun 2000-an.

Beberapa waktu yang lalu aku melewati rumah dengan kotak pos di rumahnya. Entah, apakah kotak pos tersebut masih difungsikan atau pun kini hanya menjadi properti pemanis rumah saja. Tapi aku ingat, pada zamannya kotak pos ini sungguh-sungguh berfungsi. Ketika sepucuk surat atau kartu ucapan sangat ditunggu-tunggu untuk mendarat di dalamnya. Ketika kita tiba di rumah, kita segera membuka kotak pos tersebut berharap ada surat dari sahabat pena di dalamnya. Semoga kalian mengetahui apa itu sahabat pena ya. Lagi-lagi ini pengkhususan untuk para teman yang lahir di tahun 2000-an ya.

Ya, kotak pos adalah tempat ketika kiriman surat atau kartu tiba untuk kita. Kotak pos sama dengan inbox pada surat elektronik atau e-mail kita. Ketika berbagai berita yang dikirim pada tujuannya (baca: kita). Hanya saja terdapat perbedaan yang mencolok dengan cara kerja ‘kotak surat’  beda generasi ini. Kotak pos sabar menanti kiriman untuk tuannya. Surat yang dikirimkan tidaklah tiba dalam hitungan detik seperti yang terjadi pada inbox pada surat elektronik. Amplop surat mungkin tiba dalam satu minggu atau lebih, tergantung dari alamat pengirimnya.

Kotak pos bagaikan representasi dari tahannya orang dari zaman dahulu dalam menjalani waktu. Hal yang berbeda tampak bukan pada cara kerja inbox pada surat elektronik. Dalam hitungan detik saja penerima pesan bisa langsung membaca pesan dari pengirimnya. Ternyata karakter zaman milenial ini tampak dari ‘wadah’ penerima pesannya bukan? Hal ini juga terlihat dari bagaimana orang zaman milenial dalam memasarkan sesuatu. Perjalanan waktu (seakan) bisa dipangkas lewat jasa-jasa promosi digital. Kini, selain memasarkan sesuatu secara langsung, kita juga dapat memasarkan sesuatu dengan berjalan kaki di zaman milenial. Ya, dengan memasarkan sesuatu lewat jaringan yang bernama internet, kita bisa meningkatkan pemasaran lewat promosi digital.